- Diposting oleh : MAN 2 PANDEGLANG
- pada tanggal : Mei 19, 2026
Sebagai langkah nyata dalam mewujudkan madrasah yang hijau, bersih, sehat, dan berbudaya lingkungan, MAN 2 Pandeglang berkomitmen penuh melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Madrasah (PBLHS)
1. Kebersihan Lingkungan dan Sanitasi
- Setiap kelas wajib melaksanakan piket kebersihan ruang kelas, teras, dan area sekitarnya secara konsisten sebelum dan sesudah jam pelajaran
. - Seluruh warga madrasah harus menjaga kebersihan toilet, tempat wudu, dan saluran air
. Dilarang membuang benda apa pun ke dalam kloset atau saluran pembuangan . - Mari terapkan budaya LISA (Lihat Sampah Ambil) di mana pun dan kapan pun saat berada di area madrasah
. - Kegiatan gotong royong kebersihan atau "Jumat Bersih" wajib diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan
. - Tim Sanitasi berhak memberikan teguran atau sanksi edukatif kepada siapa saja yang mengotori lingkungan atau fasilitas sanitasi madrasah
.
2. Pengelolaan Sampah (Reduce, Reuse, Recycle)
- Sampah wajib dipilah dari sumbernya ke dalam tempat sampah sesuai jenis: Organik, Anorganik/Daur Ulang, dan B3/Residual
. - Untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, seluruh warga madrasah dan pihak kantin wajib menerapkan prinsip 3R dengan membawa botol minum (tumbler) serta tempat makan sendiri dari rumah
. - Sampah anorganik yang memiliki nilai guna (seperti kertas dan botol plastik) wajib disetorkan ke Bank Sampah Madrasah untuk dikelola dan didaur ulang
. - Sampah organik dan daun kering dikumpulkan di tempat pengomposan (mol/composter bin) untuk diolah menjadi pupuk organik
. - Dilarang keras membakar sampah jenis apa pun di dalam area MAN 2 Pandeglang karena asapnya mencemari udara dan membahayakan keselamatan
.
3. Keanekaragaman Hayati
- Seluruh warga madrasah wajib melindungi, merawat, dan dilarang merusak tanaman atau menyakiti hewan di lingkungan madrasah
. - Setiap kelas diwajibkan memiliki dan merawat green corner (taman kelas) serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan penanaman pohon atau tanaman hias berkala
. - Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta penggunaan pupuk kompos buatan sendiri sangat dianjurkan untuk pemeliharaan hayati
. - Dilarang membawa hewan atau tumbuhan liar yang bersifat invasif atau berbahaya bagi keseimbangan ekosistem lokal
. - Tim Lingkungan dan para siswa wajib berpartisipasi dalam menginventarisasi tanaman dan menempelkan label berisi nama latin/lokal beserta manfaatnya
.
4. Konservasi Energi
- Terapkan prinsip "Matikan Bila Tidak Digunakan" untuk seluruh lampu, kipas angin, AC, LCD projector, dan alat elektronik lainnya saat meninggalkan ruangan
. - Maksimalkan pencahayaan sinar matahari dan ventilasi udara alami pada siang hari dengan membuka gorden serta jendela
. - Suhu AC di ruang kantor maupun laboratorium harus diatur pada standar hemat energi, yaitu pada rentang $24^{\circ}C-26^{\circ}C$
. - Wajib mencabut kabel (unplug) perlengkapan listrik seperti charger, dispenser, atau komputer jika sudah tidak digunakan dan saat menjelang libur sekolah
. - Madrasah akan memprioritaskan penggunaan lampu LED dan perlengkapan berteknologi hemat energi
.
5. Konservasi Air
- Pastikan mematikan keran air rapat-rapat setelah selesai digunakan di area wudu, toilet, maupun wastafel
. - Gunakan debit air secukupnya secara bijak dan dilarang membiarkan air mengalir terbuang sia-sia untuk keperluan yang tidak jelas
. - Jika menemukan keran bocor, pipa pecah, atau tangki meluap, wajib segera melaporkannya kepada bagian sarana prasarana atau tim Adiwiyata
. - Penggunaan air bekas wudu atau air hujan dari penampungan akan dioptimalkan untuk menyiram taman dan membersihkan halaman
.
Keberhasilan Program Adiwiyata bukanlah tanggung jawab segelintir orang, melainkan tanggung jawab kita semua. Mari disiplin mematuhi kebijakan ini demi menciptakan lingkungan MAN 2 Pandeglang yang unggul, lestari, dan nyaman untuk proses pembelajaran kita bersama.